Apa kau merasa sendirian saat ini? Jika iya, apakah kau telah melihat makhluk yang telah melihatmu dari belakangmu selama ini?
Apa kau merasa aman saat ini?
Apa kau tidak merasa sedang diawasi?
Jikalau kau tidak merasa sedang diawasi, maka hidupmu sedang berada dalam bahaya
Setiap dari kita, tidak ada yang tidak diawasi
Semuanya diawasi oleh Sang Pencipta
Sang Pencipta yang telah menciptakan telah mengawasi kita bahkan sebelum kita dapat mengawasi diri kita sendiri
Bahkan ketika kita tertidur dan dapat dibunuh kapan saja, Sang Pencipta mengawasi kita dan mengatur takdir kita sehingga kita masih dapat bernafas saat ini
Apa kau telah mensyukuri hidupmu saat ini, semoga saja sudah
Apakah kau ingat bahwa kau akan mati di masa depan?
Setiap orang selalu memikirkan masa depan yang cerah, memiliki pekerjaan dengan gaji besar, mobil mewah, dan rumah bertingkat
Mereka mempersiapkan kehidupan yang baik sampai lupa untuk mempersiapkan mati yang terbaik
Hanya dunia yang mereka kejar, hingga kehidupan di akhirat mereka lupakan seakan-akan hanya dongeng belaka
Mereka meminta kepada sang pencipta ketika mereka berada di titik terendah mereka, namun lupa ketika mereka telah dapat berdiri menghadapi hidup mereka sendiri
Apakah kau telah mempersiapkan matimu?
Apakah kau merasa kau tidak akan mati esok hari?
Jika kau mati esok hari, apa yang akan kau lakukan saat ini?
Kita semua merasa sendirian padahal ada yang selalu mengawasi kita
Kita semua merasa aman padahal kematian yang paling kita takutkan dapat datang dalam beberapa menit kedepan
Apa kau percaya bahwa kau akan mati dalam beberapa jam lagi?
Jika kau akan mati dalam beberapa jam, hal apa yang akan kau lakukan sekarang?
Apakah beribadah? meminta maaf ke semua orang? menyatakan cinta ke orang yang kau cintai?
Jika kau berpikir dapat melakukannya, lalu mengapa tidak kau lakukan sekarang?
Apakah kematian membuatmu menjadi lebih berani?
Jadi, sebenarnya kematian itu membuat kita ketakutan atau malah membuat kita semakin berani?
Teror sebenarnya bukanlah ketakutan kita akan kematian, namun ketika berharap kehidupan lebih lama lalu kematian datang tiba-tiba, seperti kematian yang akan dapat datang dalam beberapa jam dari sekarang
(Monolog Aku, Teror)